Skip to main content
Pojok Mikir Barry Emil

Pojok Mikir Barry Emil

By BarryEmil
Sebetulnya sains punya peran gak sih dalam sejarah Indonesia? Kalau seseorang tidak suka membaca sebetulnya wajar gak?

"Pojok Mikir Barry Emil" adalah wadah bertanya dan bertukar pikiran tentang berbagai topik yang dipercaya dapat mendukung kehidupan masyarakat yang semakin baik. Di sini, kesimpulan sementara dan kebingungan adalah hal yang niscaya. Untuk kamu yang percaya bahwa progres itu bisa terjadi, tapi mau bingung sama-sama kami, silakan mampir ke Pojok!
Listen on
Where to listen
Apple Podcasts Logo

Apple Podcasts

Breaker Logo

Breaker

Google Podcasts Logo

Google Podcasts

Overcast Logo

Overcast

Pocket Casts Logo

Pocket Casts

RadioPublic Logo

RadioPublic

Spotify Logo

Spotify

Episode 4: Hal apa yang membuat hubungan menjadi sebuah hubungan yang baik?
Baru-baru ini dunia maya heboh dengan kabar lamaran Isyana Saraswati dengan Rayhan Maditra. Pasalnya, mereka dikabarkan sudah pacaran 12 tahun tapi tidak pernah banyak mengekspos diri di media sosial. Ada yang mengatakan lebih baik begitu, hubungan tidak usah diumbar. Tapi ada juga yang mengatakan giliran tidak diunggah di media sosial mana pun, lalu keseriusannya dipertanyakan. Eits, tunggu dulu. Kita perlu bertanya dulu nih sebetulnya apa sih yang esensial dalam  sebuah hubungan? Soal post-nggak post di media sosial kah? Pada episode kali ini, Barry dan Emilia mencoba merefleksikan apa yang pelajaran yang mereka dapat selama menjalin hubungan sebagai kekasih dan hal yang mereka anggap penting dalam sebuah hubungan. Setiap hubungan pasti punya pengalaman dan pelajaran yang bisa dibagikan. What works dan what does not work dalam tiap hubungan bisa berbeda. Buat yang berbagi dan tertarik untuk ngobrol soal hal ini, lapak kami bukaa!
35:26
February 21, 2020
Episode 3: Bagaimana memandang toxic positivity?
"Kamu mesti banyak-banyak bersyukur.." "Jangan sedih." Pernah gak sih kamu lagi sedih-sedihnya terus denger kata-kata itu? Perasaan kamu gimana ketika mendengar itu? Terhibur atau malah makin sedih kah? Atau malah kesal? Di episode kali ini, Barry dan Emilia akan membahas tentang toxic positivity, sebuah istilah urban yang belakangan berkembang untuk menggambarkan respons-respons yang kesannya positif namun perlu dipertanyakan apakah dampak terhadap orang yang dituju juga positif. Mari melipir ke pojok untuk sama-sama ngobrol soal ini!
28:26
January 25, 2020
Episode 2: Mengapa sains belum jadi budaya masyarakat Indonesia?
Setiap hari, mayoritas anak-anak muda Indonesia menggunakan telepon genggam, mengakses situs-situs dengan internet, mengerjakan tugas dengan laptop, mendapatkan gaji (bagi yang sudah berpenghasilan), menggunakan aplikasi, naik kendaraan, dll. Hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari tersebut bisa hadir tak lepas dari peran sains. Sains yang memungkinkan kehadiran berbagai macam inovasi agar kualitas kehidupan manusia semakin baik. Lebih jauh, sains sebetulnya tidak terpatok pada pelajaran matematika, fisika, kimia, dan biologi; tapi juga termasuk cara berpikir dan mengevaluasi. Dalam episode kali ini, Barry dan Emil mempertanyakan banyak hal tentang sains dan masyarakat Indonesia. Bagaimana hubungan antara masyarakat Indonesia dengan sains? Apakah baik, buruk, atau rumit? Apa hal yang membentengi masyarakat untuk mengakses sains? Bagaimana usaha pemerintah untuk menjadikan sains sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat?
33:40
January 19, 2020
Episode 1: Mengapa masih banyak yang tidak suka membaca buku?
Secara umum, sejak kecil anak-anak Indonesia sudah diajarkan mengeja agar kelak dapat membaca. Sementara angka buta huruf sudah semakin kecil, namun nampaknya masih banyak orang yang tidak suka membaca buku. Jika kita sepakat bahwa membaca buku itu baik dan perlu, lantas mengapa membaca masih kurang disukai? Dalam episode perdana ini, Barry dan Emil bercerita tentang pengalaman pertama mereka bersama buku dan bagaimana hal itu mempengaruhi cara pendang mereka berdua tentang membaca. Mereka juga akan menceritakan tentang buku yang saat ini mereka baca yaitu All That Remains karya Sue Black dan Solving Mathematical Problems karya Terence Tao.  Jadi, yang mana yang sedang kita perjuangkan, bisa membaca atau suka membaca?
43:20
January 10, 2020