Benang Merah

Benang Merah

Avatar
By Benang Merah
About
Halo, perkenalkan kami adalah Ben Laksana dan Rara Sekar. Selamat datang di podcast Benang Merah!

Benang merah adalah ruang diskusi alternatif dan progresif yang membahas dan menjelajahi gagasan, pengalaman, dan fenomena sosial yang ada di masyarakat hari ini. Kami tertarik dengan pengalaman keseharian dan bagaimana pengalaman-pengalaman tersebut membentuk dan dibentuk oleh masyarakat.

Di sini, kami mengundang teman-teman, kerabat, kenalan, idola dan pakar-pakar dengan beragam latar belakang untuk memperkaya diskusi kami.

Selamat mendengarkan Benang Merah!
benangmerahpodcast@gmail.com
More places to listen
Halo, perkenalkan kami adalah Ben Laksana dan Rara Sekar. Selamat datang di podcast Benang Merah!

Benang merah adalah ruang diskusi alternatif dan progresif yang membahas dan menjelajahi gagasan, pengalaman, dan fenomena sosial yang ada di masyarakat hari ini. Kami tertarik dengan pengalaman keseharian dan bagaimana pengalaman-pengalaman tersebut membentuk dan dibentuk oleh masyarakat.

Di sini, kami mengundang teman-teman, kerabat, kenalan, idola dan pakar-pakar dengan beragam latar belakang untuk memperkaya diskusi kami.

Selamat mendengarkan Benang Merah!
benangmerahpodcast@gmail.com

More places to listen

Ep. 05 - Sokola Institute: Pendidikan Kontekstual, Masyarakat Adat dan Volunteerism
Setelah hiatus beberapa bulan karena sibuk bekerja untuk bayar cicilan KPR, akhirnya #BenangMerahPodcast hadir kembali mendiskusikan tema penting yang sudah lama dinanti: pendidikan. Kali ini, kami mewawancarai beberapa pendiri @sokolainstitute: Kak @Butet_Manurung, Kak @Inditdijakarta dan Kak @OceuAprista. Selain cerita-cerita menarik dari pengalaman Sokola mengajar dan belajar dari masyarakat adat di berbagai daerah, ada banyak pertanyaan penting yang coba kami urai bersama mereka: Apa tujuan pendidikan? Apa itu pendidikan kontekstual? Apakah masyarakat adat membutuhkan pendidikan calistung? Bagaimana peran adat dalam menjaga semangat kolektif di masyarakat? Selain itu, kami juga membahas nalar kritis Paulo Freire dari pengalaman Sokola di lapangan: Apa artinya menjadi seorang yang kritis? Mengapa pemahaman kita akan pengetahuan hanya terbatas pada pengetahuan formal yang diproduksi dan direproduksi oleh institusi pendidikan? Di mana peran relawan dalam menyasar persoalan pendidikan di Indonesia? Bagaimana caranya menjadi relawan/melakukan gerakan sosial yang tepat sasaran — bukan yang memaksakan pemahaman akan pembangunan dan kesuksesan yang sempit pada suatu masyarakat? Lalu, apa solusi yang ditawarkan oleh teman-teman Sokola kepada pemerintah untuk setidaknya memiliki peran dalam pendidikan kontekstual (yang pastinya tidak diskriminatif) untuk masyarakat adat? Selengkapnya, simak #BenangMerahPodcast Episode 5 di anchor.fm/benangmerah, di kanal digital kesayangan anda atau link di bio instagram @rarasekar dan @benlaksana. Salam, Ben & Rara
1:34:11
November 15, 2019
Ep. 04 - Andika Putraditama: Soal Sawit, Perhutanan Sosial dan Krisis Lingkungan
Di episode ke-empat #BenangMerahPodcast, kami ngobrol banyak bersama teman baik kami, Andika @putraditama dari @wriindonesia. Sebagai orang yang setiap harinya berhadapan dengan isu-isu lingkungan seperti persoalan konflik lahan, pengelolaan dan pemanfaatan hutan hingga memantau komoditas dan bisnis agar ramah lingkungan dan ramah sosial, kami sering bertanya-tanya, bagaimana Andika, atau yang kami biasa panggil Bebek, masih bisa melihat adanya harapan dalam menghadapi krisis iklim hari ini?  Di episode ini, kami mempertanyakan kebebalan yang kerap dinormalisasi, terutama ketika tidak banyak orang menganggap serius persoalan lingkungan yang sedang menimpa kita hari ini dan nanti. Apa mungkin ketidaktahuan dan kebebalan yang seringkali dinormalisasi ini disebabkan karena sulitnya masyarakat mengakses informasi kredibel dan berbasis riset yang akuntabel atau kaburnya kebenaran karena berita, omongan, atau kepercayaan yang membuat informasi menjadi simpang siur dan tak bisa dipertanggunjawabkan? Sebetulnya soal isu lingkungan, kami sendiripun sering kebingungan: Apakah sawit sebuah komoditas yang jahat atau proses produksinya yang sangat problematis dan perlu dibongkar? Apakah tanah semestinya dikelola oleh pemerintah, perusahaan atau masyarakat adat agar bisa sarat manfaat sosial dan konservasi? Bagaimana caranya agar kita tidak terjebak romantisme pengelolaan hutan oleh masyarakat adat namun juga tidak menjadi terlampau skeptis terhadap skema kehutanan sosial sebagai alternatif? Apa dampaknya pada kehidupan hari ini dan nanti untuk anak-cucu kita apabila kita menjalankan ‘business as usual’ di tengah krisis iklim yang sedang berlangsung? Mengapa masyarakat menganggap remeh krisis udara bersih dan menafikkan krisis air yang sudah menimpa banyak daerah di Indonesia? Adakah harapan ketika kebutuhan atas pembangunan akan selalu mengorbankan lingkungan? Temukan jawaban-jawaban atas kebingungan kami yang dibantu diurai oleh Andika di dalam episode ini! Salam, Ben & Rara
1:43:25
July 1, 2019
Ep. 03 - SINDIKASI: Buruh Masa Kini, Eksploitasi Gaya Baru dan Pentingnya Berserikat
Kerja mulu, jam kerja menggila, kaya kagak? Jarang libur, susah tidur, tapi ga dapet upah lembur? Kerja sampai keringetan, dibayar cuma kalau keingetan? Invoice ga ada kabar, anxiety membakar, antrean BPJS ke psikolog ga kelar-kelar? Keluh kesah pekerja kota hari ini rasanya sering kita dengar di media sosial setiap harinya. Bahkan, tak menutup kemungkinan keluh kesah di atas adalah keluh kesan kita juga.  Dalam rangka #MayDay2019, kami merasa penting untuk membahas pentingnya kondisi kerja layak untuk semua pekerja, semua buruh, apapun latar belakangnya. Beberapa tahun lalu, seorang teman @benlaksana yang bekerja di perusahaan agensi meninggal di kantor karena kondisi dan beban kerja yang melampaui batas manusia manapun. Sejak itu, kami tidak pernah berhenti mempertanyakan dan menantang sistem ekonomi-politik hari ini yang menormalisasi kekerasan (dengan berbagai bentuknya) di tempat kerja. Adalah sebuah keputusan yang tepat untuk membahas isu ini dengan Ellena dan Fildzhah dari Serikat SINDIKASI. SINDIKASI adalah Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi, sebuah serikat baru yang mengadvokasi ekosistem kerja yang manusiawi dan berkelanjutan untuk kita-kita para desainer, pekerja agensi, peneliti lepas, jurnalis, dan semua pekerja lepas yang kebanyakan mencari nafkah di kota-kota. Bersama Ellena dan Fildzah, kami membicarakan apa sih arti kerja, apa saja bentuk-bentuk eksploitasi di tempat kerja hari ini, imajinasi tentang kondisi kerja yang layak dan adil, peran sejarah gerakan buruh sehingga kini kita bisa menikmati 8 jam kerja, senioritas dan seksisme di tempat kerja dan bagaimana perempuan melawan, dan pentingnya berkawan, bersolidaritas dan berserikat tanpa sekat untuk bisa mewujudkan sebuah perubahan perspektif, kebijakan dan keadaan untuk semua pekerja, semua buruh hari ini dan ke depannya.  Selamat mendengarkan episode ketiga #BenangMerahPodcast! Salam, Ben & Rara
2:11:29
May 5, 2019
Ep. 02 - YPBB: Isu Sampah, Kesenjangan dan Zero Waste
Belakangan isu sampah dan gaya hidup minim sampah menjadi topik yang mengemuka di masyarakat. Dampak dari sampah akhirnya menarik perhatian kita setelah persoalannya menjadi sangat visual: ingat sampah kita ingat paus yang terdampar di Wakatobi di mana tubuhnya berisi 5,9 kg sampah plastik, kuda laut membawa cotton bud di kedalaman Laut Sumbawa atau gunung sampah di belakang rumah maupun di Bantar Gebang. Semua perlahan membekas menjadi perasaan bersalah.  Namun, seberapa parah sih permasalahan sampah kita? Siapa yang sebenarnya bertanggungjawab untuk persoalan sampah di Indonesia? Apakah dengan membeli sedotan besi kita sudah laik disebut pahlawan lingkungan? Bagaimana kita bisa turut andil dalam mengurangi volume sampah secara signifikan dan berkelanjutan?  Di #BenangMerahPodcast kedua, kami membahas isu sampah, plastik, dan zero waste bersama Yobel, Eliza, Vani (dan Ihsan yang cuma numpang ketawa) di @ypbbbandung. Kami memilih mewawancarai mereka, karena sebagai organisasi, mereka telah banyak bergerak di perubahan kebijakan terkait pengelolaan sampah khususnya di Bandung. Mereka juga sudah menginisiasi gerakan minim sampah yang sangat menarik yaitu Zero Waste Cities, yang melampaui feel-good activism di level individu dan berfokus pada edukasi dan perubahan sistem pengelolaan sampai di tingkat kelurahan, kabupaten dan kota. Di episode ini, teman-teman juga bisa mendapatkan tips sederhana bagaimana kita bisa mengurangi sampah dari rumah, mendukung/mereplikasi inisiatif-inisiatif yang baik dan ramah lingkungan, dan mengadvokasi kebijakan yang peduli dengan pengelolaan sampah di pemerintahan daerah maupun pusat. Selamat mendengarkan! Referensi: Tentang YPBB Bandung https://www.instagram.com/ypbbbandung/?hl=en https://medium.com/kolektif-agora/anti-lelah-demi-kota-tak-bersampah-a392df30dfcb Zero Waste Cities Bandung  http://ypbbblog.blogspot.com/p/program-zero-waste-cities.html Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan)  https://www.kangpisman.com/ Toko organis YPBB (refill shop)  https://www.instagram.com/tokoorganisypbb/ Zero Waste  https://treadingmyownpath.com/zero-waste/ Zero Waste Tips: 8R  http://en.envirocitiesmag.com/articles/pdf/waste_management_eng_art2.pdf Zero Waste International Alliance  http://zwia.org/ Aliansi Zero Waste Indonesia  https://www.aliansizerowaste.id/ Story of Stuff  https://storyofstuff.org/ Sachet Economy  https://asiancorrespondent.com/2018/10/rubbish-impact-philippines-plastic-sachet-economy-environment/ Prosperity Without Growth (Tim Jackson)  https://www.youtube.com/watch?v=yPUogXUkr7I Degrowth in the Suburbs: A Radical Urban Imaginary  https://www.palgrave.com/gp/book/9789811321306
1:48:13
April 10, 2019
Ep. 01 - Roy Thaniago: Kekuasaan, Media dan Pendisiplinan Tionghoa
Di episode pertama Benang Merah, kami mewawancarai Roy Thaniago, seorang peneliti dan juga pendiri lembaga studi dan pemantauan media 'Remotivi'. Roy juga seorang dosen dan aktivis yang mendalami isu media dan isu-isu terkait marjinalitas dan etnisitas. Terlebih, buat kami, ia adalah seorang kawan baik yang kami kagumi pemikiran, karya dan aktivismenya. Di episode ini kami ngobrol banyak tentang penelitian S2 Roy terkait "pendisiplinan Tionghoa" (Disciplining Tionghoa: Critical Discourse Analysis of News Media During Indonesia's New Order) yang, berdasarkan risetnya, dipengaruhi oleh sistem pengetahuan dominan yang hadir di media. Cina atau Tionghoa? Bagaimana bahasa membentuk persepsi kita terhadap satu kelompok tertentu? Seberapa jauh bahasa digunakan sebagai alat kekuasaan yang seringkali diskriminatif? Seberapa besar pengaruh Soe Hok Gie dalam hidup Roy? Apabila pendisiplinan dan ragam bentuknya masih hadir di antara kita sampai hari ini, adakah celah pada kekuasaan yang begitu dominan? Di mana Roy, sebagai aktivis yang selalu berusaha untuk memperjuangkan keadilan untuk kelompok minoritas, mencari harapan? Ini hanya sedikit dari begitu banyak pertanyaan yang coba kami jelajahi di dalam episode ini, yang direkam dalam keadaan santai di sebuah kedai kopi di selatan Jakarta. Semoga saat mendengarkan, teman-teman bisa merasa sedang bersama kami pada saat itu.  Salam,  Ben & Rara
1:27:14
March 21, 2019
Ep. 00 - Tentang Benang Merah
Salam kenal, kami Ben Laksana & Rara Sekar. Selamat mendengarkan podcast kami, Benang Merah. Untuk kerja sama atau korespondensi lainnya, bisa hubungi kami via e-mail: benangmerahpodcast@gmail.com. 
00:52
March 21, 2019
Make your own podcast for free with Anchor!