Skip to main content
Ceritanya Developer Podcast

Ceritanya Developer Podcast

By Riza Fahmi
Selamat datang di Ceritanya Developer Podcast, tempat developer, programmer, software engineer keren dan inspiratif berbagi cerita tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita juga akan mendengar cerita mereka tentang komputer pertama mereka, pengalaman coding pertama hingga pekerjaan pertama mereka sebagai developer. Akan banyak hal-hal yang bisa kita petik sebagai bahan pembelajaran dari perjalanan narasumber hingga sampai saat ini. Istilah kerennya, hero's journey.

Informasi lebih lanjut silakan ke ceritanyadeveloper.com
Listen on
Where to listen
Apple Podcasts Logo

Apple Podcasts

Breaker Logo

Breaker

Castbox Logo

Castbox

Google Podcasts Logo

Google Podcasts

Overcast Logo

Overcast

Pocket Casts Logo

Pocket Casts

PodBean Logo

PodBean

RadioPublic Logo

RadioPublic

Spotify Logo

Spotify

Belajar Berproses Bersama Hilman Ramadhan
Drop out dari kampus di Jerman, nggak bikin Hilman Ramadhan putus asa. Alih-alih tenggelam dalam penyesalan, ia membuat Sekolah Koding yang merubah hidupnya. "Setelah DO ternyata masih banyak teman yang mau belajar koding sama saya. Awalnya cuma 2 sampai 3 orang saja. Tapi lama-kelamaan nambah, saya jadinya kewalahan. Akhirnya saya bikin Sekolah Koding, biar saya nggak terus mengulang menjawab pertanyaan yang sama," ujarnya. Tak disangka, langkah kecil ini membuka jalannya berkenalan dengan banyak orang berpengaruh di dunia pemrograman di Indonesia. Ia pun nggak segan-segan membagi ilmu yang ia pelajari lewat karya-karyanya. Yuk kenalan dengan Hilman lebih lanjut di Ceritanya Developer kali ini. Donasi:  https://karyakarsa.com/rizafahmi https://saweria.co/rizafahmi Merchandise:   https://www.ciptaloka.com/+rizafahmi/
46:57
November 13, 2020
Adhiguna Kuncoro: Peneliti AI di Google dari Indonesia
Menjadi peneliti di bidang Artificial Intelegent (AI) rupanya harus berani gagal lho. Karena menurut Adhiguna Kuncoro, mayoritas percobaan yang kita lakukan akan gagal. "Namanya riset kemungkinan besar akan gagal. Kalau berhasil mungkin orang lain udah ada yang kejar ide itu duluan," sahut Senior Research Scientist di Google Deep Mind tersebut. Ia juga menambahkan bahwa teknologi AI bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah yang ada di Indonesia seperti agrikultur, perikanan atau penyakit menular. Makanya pria yang tinggal di London tersebut mendorong anak muda untuk belajar AI atau Machine Learning dari berbagai sumber. Ingin tahu lika-liku perjalanan Adhi belajar AI hingga bekerja sebagai peneliti di Google. Yuk dengerin Ceritanya Developer kali ini. ---  Merchandise:  https://www.tokome.id/rizafahmi   Donasi:  https://karyakarsa.com/rizafahmi  https://saweria.co/rizafahmi
36:04
November 5, 2020
Pradita Utama : Hobby Nge-Game Bawa Hoki
Game nggak hanya seru buat dimainkan, tapi juga menginspirasi Pradita Utama untuk menjadi programmer. Semasa kuliah, ia sering nongkrong di laboratorium kampus buat main game. Sampai akhirnya kenal senior lalu diajak bekerjasama dalam sebuah proyek. Hal ini akhirnya membuka jalur karirnya, hingga kini menjabat sebagai VP of engineer Biznet.  Pria yang hobby memainkan game simulasi balap ini menekankan pentingnya setiap programmer untuk bisa membaca dokumentasi. "Nyari info di google atau youtube itu boleh saja, tapi kadang fungsinya sudah berubah. Semua sumber info utama itu ada pada dokumentasi. Jadi ya lebih baik baca langsung dokumentasi resminya aja" ujarnya. Yuk dengerin kisah selengkapnya di Ceritanya Developer kali ini!  ---  Merchandise:  https://www.tokome.id/rizafahmi  Donasi:  https://karyakarsa.com/rizafahmi https://saweria.co/rizafahmi
26:11
October 22, 2020
Tips Menjadi Programmer Handal ala Didiet Noor
Suka main ke warnet ternyata menginspirasi Didiet Noor untuk membuat software billing internet saat SMA. Karya pertamanya tersebut, menumbuhkan ketertarikannya pada dunia pemrograman hingga bekerja di berbagai perusahaan teknologi selama 14 tahun. Menurut pria yang menyukai bahasa GO ini, syarat untuk menjadi programmer atau developer yang handal adalah kemampuan mudah beradaptasi. Kedua adalah keinginan untuk terus belajar, baik tools maupun fundamental. Serta, ia juga menekankan pentingnya kemampuan bahasa inggris sebelum mempelajari pemrograman.  Penasaran dengan tips lainnya? Yuk dengerin kisah lengkapnya di Ceritanya Developer kali ini. Donasi: https://karyakarsa.com/rizafahmi/tip
42:33
October 9, 2020
Menerapkan Work-Life Balance ala Ibrahim Arief
Pernah sekolah dan bekerja di luar negeri, membuat Ibrahim Arief kaya akan pengalaman. Perbedaan budaya Indonesia dengan negara lain, memberinya kacamata berbeda, sekaligus mendorong dirinya melakukan berbagai hal sepulangnya ke tanah air. "Engineer Indonesia itu harus di-encourage untuk benar-benar bisa speak up. Bisa menyuarakan concern kita dan menyadari bahwa pengetahuan yang kita punya, berharga untuk disuarakan," ujarnya. Selain itu, pria yang menjabat sebagai konsultan teknologi di Kemdikbud ini berupaya menerapkan work-life balance di timnya, menghargai personal space, gotong royong, dsb. Ia juga menambahkan agar para junior engineer harus memiliki keinginan untuk terus belajar namun tetap stay humble. Yuk dengerin kisah lengkapnya di Ceritanya Developer kali ini 
42:28
September 25, 2020
Ainun Najib, Transformasi Santri Desa hingga Berkiprah Untuk Indonesia
Bagi Ainun Najib, meski bekerja dan tinggal di luar negeri tapi kecintaannya pada Indonesia nggak pernah luntur. Praktisi data science ini menuturkan keresahannya pada situasi Indonesia yang menggerakkannya membuat situs kawal pemilu. "Indonesia waktu itu (2014) sedang terpolarisasi dan saya tuh ngeri, saya khawatir bangsa Indonesia pecah" ujarnya   Selain kawal pemilu, pria yang lahir di Gresik, Jatim ini juga menginisiasi beberapa situs crowdsourcing. Termasuk kawal covid yang memberikan sumber informasi tentang perkembangan covid-19 di tanah air. Baginya, segala yang ia lakukan itu lebih bermakna jika berdampak pada orang banyak.  Nah, penasaran bagaimana perjalanan Ainun bertransformasi dari sekedar santri di desa, lalu sekolah dan bekerja di luar negeri hingga berkiprah untuk nusa dan bangsa. Yuk dengerin! Donasi: https://karyakarsa.com/rizafahmi
44:29
September 11, 2020
Memahami Kode Elegan bersama Arradi Nur Rizal
Sedari SMA, Rizal sudah tahu bahwa dia ingin bekerja dengan komputer suatu saat nanti. Hal inilah yang menuntun dirinya mengambil kuliah jurusan computer science hingga membawanya bekerja di swedia.    Dalam bekerja, ada beberapa prinsip yang diterapkan oleh pria yang menyukai fotografi ini. Antara lain pantang menyerah, mengurangi asumsi dan menerapkan kode yang elegan.  "Kode Elegan itu yang mudah dibaca dan performanya baik. Ini menambahkan nilai di maintainability dan performance." Nah penasaran kan gimana sih kode elegan itu. Yuk dengerin!! Donasi; https://karyakarsa.com/rizafahmi
45:08
August 28, 2020
Alamanda Shantika, Dari Engineer ke Entrepreneur
Apa yang lebih penting dari kesuksesan materi? Bagi Alamanda adalah dengan menjadi berdampak untuk lebih banyak orang. Oleh karenanya, wanita ini mendirikan Binar Academy sebagai wadah pendidikan non-formal bagi orang-orang yang ingin belajar programming. Selain mengambil double degree, wanita yang mengawali karir sebagai IOS Engineer ini sebetulnya sudah mendirikan startup semenjak di bangku kuliah.  Penasaran gimana pengalaman jatuh bangun dalam membangun startup hingga rasanya memiliki mentor mas menteri "Nadiem Makarim"? Yuk dengerin! Donasi: https://karyakarsa.com/rizafahmi
45:37
August 13, 2020
Suka Dukanya Jadi Youtuber Tech Bersama Sandhika Galih
Dari hobby main game, Sandhika Galih terinspirasi buat belajar programming. Tapi gara-gara game juga, youtuber tech ini nyaris DO dari kampusnya dulu.  Demi mengejar ketinggalan, Sandhika Galih giat belajar hingga saat ini berprofesi sebagai dosen IT di sebuah universitas di Bandung. Nggak cuma ngajar on site, materi pembelajarannya juga bisa diakses via youtube di channel : Web Programming Unpas. Penasaran, gimana suka dukanya bikin konten tech hingga memiliki 295k subscriber? Yuk dengerin!! Donasi: https://karyakarsa.com/rizafahmi
35:56
July 30, 2020
Tips Pede Jadi Engineer Ala Michaela Nathania
Meski enggak punya komputer, tapi semangat Michaela Nathania enggak luntur buat belajar komputer saat SMA. Head of Engineering di Cermati.com ini, dulu sampe rela buat numpang belajar di lab setelah pulang sekolah. Sampai akhirnya Nia lulus dan berhasil kuliah Computer Science di Universitas Indonesia. Selain suka belajar, Nia ternyata juga suka berbagi ilmunya dengan orang lain melalui mentoring. Hal ini dilakukannya, karena ilmu baginya adalah penting. "Ilmu itu penting. Tapi ada yang lebih penting dari itu, yaitu kemampuan untuk belajar. Karena belajar ada seninya, terutama di teknologi yang bidangnya luas sekali." Di Ceritanya Developer kali ini, Nia akan cerita banyak soal pandangannya tentang belajar seperti: - tips belajar yang ia sebut sebagai "diversify" dan "review dan rebalance" - alasan kenapa kita perlu mengenal diri sendiri dan hubungannya dengan cara kita belajar - alasan kenapa kita perlu pede kalau dikelilingi orang-orang pintar - alasan kenapa kita perlu berani walau diri belum siap dengan tantangan - cara internship agar sukses
34:37
July 16, 2020
Asep Bagja, Developer Indonesia Dengan Karya Kelas Dunia
Karena keluarga besarnya rata-rata bekerja sebagai akuntan, Asep Bagja memutuskan untuk ikut jejak keluarga kuliah akuntansi. Tapi ternyata, Co-Founder Tanibox ini masih bisa mengikuti kelas yang berhubungan dengan komputer. Bahkan, ia selalu dapat nilai A di mata kuliah tersebut. Dari sinilah semangat Asep kembali muncul. Ia mulai tertarik mendalami dunia programming kembali. Asep pun memutuskan untuk mempelajari programming secara otodidak. Setelah lulus pun Asep memilih untuk bekerja di bidang dunia IT. Walau tanpa bermodal ijazah engineering sekalipun. Sekarang, Asep sudah memiliki usaha di bidang farm management software bersama istrinya. Usaha yang berbasis di Estonia ini akan diceritakan selengkapnya di Ceritanya Developer. Pastikan dukung terus kami untuk terus berkarya via https://karyakarsa.com/rizafahmi 🙇‍♂️
33:11
July 2, 2020
Ngga Suka Ngoding, tapi Jadi Developer?! Simak Ceritanya Petra Barus
Ada loh, orang yang terjun di dunia IT dan sekarang lagi kerja di Amazon Web Services (AWS), tapi ternyata enggak terlalu suka sama programming.⁣ ⁣ Petra Barus namanya. Ia adalah Senior Developer Advocate di AWS.⁣ ⁣ Tapi, karena Petra suka bangun sesuatu dan mau bermanfaat buat banyak orang, akhirnya ia jadi suka sama dunia software engineering.⁣ ⁣  Bagi Petra, dunia software engineering itu ajaib. Ide yang kita punya bisa dibangun dan direalisasikan dengan singkat. Beda dengan di saat kita punya ide untuk membangun gedung pencakar langit. Waktu realisasinya bisa lama.⁣ ⁣ Selain cerita soal pengalamannya menjadi developer, Perta juga akan bercerita sedikit soal peran Developer Advocate.  Kamu yang penasaran seperti apa perannya bisa dengar di Ceritanya Developer kali ini.⁣ ⁣ Sedikit pesan semangat dari Petra untuk kita: kita enggak perlu takut belajar teknologi baru, bereksperimen, dan mempelajari hal-hal baru lainnya. Pekerjaan bisa enggak selesai kalau kita ragu. Pasti selalu ada tantangan baru yang akan bisa mengimprove kita nantinya.⁣ ⁣ Kalo teman-teman, bisa suka dunia software engineering kenapa? Yuk, share ceritamu di comment :)⁣   Pastikan dukung terus kami untuk terus berkarya via https://karyakarsa.com/rizafahmi 🙇‍♂️
32:22
June 18, 2020
Simak Kiprah Ariya Hidayat Selanjutnya, Setelah Mengantarkan Dua Perusahaan Silicon Valley Exit!
Enggak hanya membuat PhantomJS, Ariya Hidayat juga berhasil mengantarkan dua perusahaan di Silicon Valley sampai dibeli perusahaan besar. Dulu, Ariya pernah bergabung dengan Sencha Inc. dan Shape Security. Sencha Inc. adalah perusahaan software penyedia framework JavaScript yang open-source. Sedangkan Shape Security adalah perusahaan teknologi penyedia  layanan keamanan cyber bagi perusahaan kelas dunia. Keduanya adalah perusahaan teknologi di Silicon Valley. Di Sencha Inc. Ariya berperan sebagai Engineering Director. Di sana ia berjasa dalam membangun perusahaan ini sampai akhirnya dibeli oleh IDERA Inc. yang berada di bawah naungan Embarcadero, perusahaan pencipta Turbo Pascal, Dephi, dan C++ Builder. Sebelum Secha Inc. dibeli, Ariya sempat dihubungi oleh Co-Founder Shape Security dan memintanya bergabung. Di perusahaan ini, ia berperan sebagai VP of Engineering yang memimpin tim dengan 50 engineer di dalamnya. Kurang dari dua tahun, Ariya beserta timnya berhasil meluncurkan sebuah produk. Setahun kemudian, penjualan produk tersebut melesat. Lalu setahun setelahnya, Shape Security jadi bernilai setara dengan Unicorn. Perusahaan ini pun kemudian dibeli oleh F5 Networks pada beberapa bulan yang lalu dengan nilai seharga 1 miliar dolar. Saat ini, Ariya tengah sibuk memajukan teknologi di Indonesia dengan berbagai cara. Salah satunya dengan membangun Deep Tech Foundation bersama teman-teman lainnya. Ikut terlibat dalam mengembangkan, memajukan, dan mendobrak teknologi di Indonesia adalah hal yang penting dilakukan bagi Ariya. Tujuannya agar Indonesia enggak hanya menjadi konsumen, tapi juga menjadi penggerak dalam pasar teknologi. Yuk, dengar cerita pengalaman dan pelajaran lainnya yang Ariya Hidayat dapatkan sampai bisa mengantar 2 perusahaan teknologi di Silicon Valley diakuisisi. Versi video: https://www.youtube.com/watch?v=ta827eDRSSQ Donasi: https://karyakarsa.com/rizafahmi
30:25
June 9, 2020
devs[2][9] = Syafri Bahar
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
51:37
June 4, 2020
devs[2][8] = Ferdinan Neman
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
35:00
May 21, 2020
devs[2][8] = Ahmad Anshori Muslim
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
29:18
May 5, 2020
devs[2][7] = Theresia Tanzil
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
36:09
April 24, 2020
devs[2][6] = Zain Fathoni
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
48:23
April 9, 2020
devs[2][5] = Adityo Pratomo
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
26:24
March 26, 2020
devs[2][4] = Sidiq Permana
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
28:54
March 12, 2020
devs[2][3] = DeepTech
Episode ini tersedia versi videonya di https://youtube.com/rizafahmi/. Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
40:06
February 27, 2020
devs[2][2] = Gian Giovani
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
22:50
February 13, 2020
devs[2][1] = Giri Kuncoro
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
36:10
January 30, 2020
devs[2][0] = Ariya Hidayat
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi Informasi lebih lanjut kunjungi https://ceritanyadeveloper.com/
27:55
January 14, 2020
bonus[1][1] = Tantangan Bahasa Pemrograman #webunconf
Berikut adalah beberapa lead komunitas developer menjawab tantangan seputar bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman favorit mereka, bahasa yang menurut mereka sulit dipelajar dan lain sebagainya. Episode ini direkam saat perhelatan web unconference 2019 beberapa waktu yang lalu. Ada Mas Dida dari devmuslim podcast, Ivan Kristianto dari komunitas wordpress. Dilanjutkan mas Ramadhan dari Laravel Indonesia. Terus ada Mas Zain dari komunitas React Indonesia, dilanjutkan oleh Ariya seta dari santren Koding. Ada mas Amirul dari Kawan Koding dan ditutup oleh mas Yudi dari Gresik dev. Dukung podcast ini dengan donasi menggunakan gopay atau ovo di https://karyakarsa/rizafahmi.
14:14
December 30, 2019
devs[1][9] = Andi Nugroho Dirgantara
Bantu podcast ini untuk tetap ada dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via https://karyakarsa.com/rizafahmi
1:16:27
December 20, 2019
bonus[1][0] = Sejarah Komunitas React #webunconf
Berikut adalah cerita sekumpulan developer tentang sejarah singkat komunitas React Indonesia, ketika perhelatan Web UnConference 2019 beberapa waktu yang lalu. Ada Mas Zain Fathoni, Resi Respati, Mas Muhammad Azamudin dan Muhammad Mustadi. Dukung podcast ini dengan donasi menggunakan gopay atau ovo via karyakarsa.com/rizafahmi.
10:01
December 17, 2019
devs[1][8] = Bramandia Ramadhana
More info: https://ceritanyadeveloper.com/
13:11
December 4, 2019
devs[1][7] = Irfan Maulana
More info: https://ceritanyadeveloper.com/
42:02
November 21, 2019
devs[1][6] = Yohan Totting
Berikut merupakan episode yang sedikit berbeda karena direkam secara santai tanpa rencana. Bersama Herlambang Srihartono, salah satu pendengar podcast ini juga, saya ngobrol santai dengan Yohan Totting, Developer Advocate Google yang merupakan mentor saya dan merupakan orang yang memperkenalkan program Google Developers Experts sekaligus yang mendorong saya untuk menjadi bagian dari program tersebut. Obrolan kita sangat santai, random, dan sedikit berisik karena percakapan ini direkam saat kita sedang menikmati makan malam di sebuah restoran Jepang di kawasan Blok M, Jakarta. Kita ngobrol tentang GDE, bekerja di Google dan apa yang membuat seorang Yohan itu berbeda dibandingkan sosok lain. Cerita diawali bagaimana akhirnya Yohan bergabung dengan Google dan bagaimana Google dapat ‘menemukan’ sosok Yohan dan Google Developer Advocate yang tugasnya adalah sosialisasi dan memiliki visi ‘memperbaiki’ web di Indonesia. Kita juga membahas orang dengan kepribadian introvert dan extrovert dan hubungannya dengan pekerjaan kita, spesifiknya pekerjaan yang membutuhkan komunikasi dan networkingyang intens. Tips untuk Developr Aktif di komunitas Kontribusi ke open source Cari keunikan dalam dirimu, jangan hanya lakukan yang orang lain lakukan Pentingnya softskill untuk mendukung hardskill, terutama komunikasi Link Penting Laura Vieloma, Community Manager Google Herlambang Srihartono, Backend Engineer Sorowako, Sulawesi Selatan Startup Weekend Hackerspace, Co-working space pertama di Indonesia Objectives and Key Results (OKR) DotNetNuke, Content Management System More info: ceritanyadeveloper.com/yohan-totting
47:33
October 8, 2019
devs[1][5] = Giovanni Sakti
Giovanni Sakti merupakan seorang developer, pembicara dan juga penggerak komunitas yang mengenal komputer sejak dari tingkat sekolah dasar. Ketertarikan dibidang komputer didukung pula dengan hadirnya modem yang akhirnya membuat ia cukup sering nongkrong di beberapa kanal komputer di IRC. Show notes: https://ceritanyadeveloper.com/giovanni-sakti/
33:58
August 29, 2019
devs[1][4] = Hepiska Franatagola
Hepiska Franatagola atau yang biasa dipanggil Ego saat ini bekerja di Pomona sebagai Senior Software Engineer yang juga adalah lulusan coding bootcamp HACKTIV8. Bersama beberapa alumni HACKTIV8 juga yang saat ini bekerja di Pomona, salah satunya Shabrina. Pengalaman pertama berkomputer-ria dirasakan Ego ketika duduk di bangku SMA. Pertama kali Ego tertarik menggunakan aplikasi spreadsheet hingga mendorongnya untuk mengikuti olimpiade komputer. Bahasa pertamanya adalah Turbo Pascal yang akhirnya Ego menemukan passion di pemrograman. Akan tetapi 'takdir' berkata lain sehingga Ego akhirnya memutuskan untuk masuk ke jurusan Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada. Meski demikian passion di pemrograman tidaklah padam. Setelah itu kemudian Ego memutuskan melanjutkan pendidikan ke S2 dan sekaligus bekerja di Mandiri sebagai Management Trainee selama kurang lebih 1.5 tahun. Tidak fokus dengan tesisnya yang tidak kunjung selesai, akhirnya Ego memutuskan meninggalkan pekerjaannya dan fokus menyelesaikan studinya. Ia merasa masih ada yang kurang dari kemampuan pemrograman yang dimiliki. Selama kuliah sosok yang mengidolai sosok Garindra Prahandono sedikit banyak sudah mempelajari pemrograman di sisi klien dengan membuat aplikasi desktop. Dan saat bekerja sudah belajar tentang database. Namun ia merasa butuh belajar penghubung antara database dengan klien, hingga akhirnya memutuskan mengikuti coding bootcamp di 2017. Tips Untuk Developer Menemukan motivasi yang tepat Ikut bootcamp untuk menemukan teman, jaringan, dan kepastian karir Mulai belajar bahasa pemrograman dengan JavaScript Link Penting Medium Hepiska Franatagola Podcast Filosofi Kode Atomic Design Pattern Grit, Angela Duckworth Svelte Garindra Prahandono, CTO SaleStock Indonesia Python GraphQL Apollo GraphQL Diky Arga More info: ceritanyadeveloper.com/hepiska-franatagola
28:07
July 30, 2019
devs[1][3] = [Bagus, Hari, Adith]
Episode Ceritanya Developer kali ini sangat spesial karena menghadirkan tiga engineer keren dari Tokopedia, Hijup dan Vidio. Perjalanan Bagus Andrian Senang pemrograman sejak SMP Awal karir menjadi loper koran di 2010 2012 bergabung dengan koran Jawa Tengah sebagai IT Support 2014 menjadi developer media lokal Indonesia 2017 bergabung ke Tokopedia sebagai Engineer Belajar pemrograman otodidak "ATM: Amati, Tiru dan Modifikasi" -- Bagus Andrian Perjalanan Hariyanto Background dari Teknik Informatika ITS Lulus 2017 dan langsung bergabung dengan Vidio/KMK sebagai Data Engineer Awalnya kurang tertarik ngoding karena harus mempelajari bahasa 'jadul' seperti C/C++ Semester 6 baru mulai tertarik karena bahasa pemrograman Python Mulai mengikuti kelas-kelas machine learning dan computational intelligence "Craving for knowledge, harus selalu belajar, belajar dan belajar" -- Hariyanto Perjalanan Adith Widya Pradipta Memiliki background desain dari ITS Sudah tertarik coding dari sebelum kuliah Tertarik kembali menekuni dunia coding karena desain produk fisik banyak batasannya. Akhirnya memutuskan ikut HACKTIV8 Setelah lulus dari coding bootcamp kemudian dapat tawaran dari Hijupsebagai UI Engineer. "HACKTIV8 sudah 'menyiapkan' jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang bahkan saya sendiri belum kepikiran untuk ditanyakan. Belajar jadi lebih terstruktur dan sudah memiliki jalur yang sudah dipersiapkan." -- Adith Widya Pradipta Tips Untuk Menjadi Developer Niat sangat penting untuk memulai belajar pemrograman Pantang menyerah dan kerja keras Craving for knowledge. Semakin banyak belajar semakin kita berkembang Inisiatif, eksplorasi, kembangkan rasa keingintahuan yang tinggi Link Penting Lainnya Treats -- Tokopedia React development kits Test-driven Development Pair Programming Agile: Extreme Programming Fox Talks Vol. 1: Masa Depan Karir Programmer Front End, Golang dan Python Kontak Bagus Andrian , Senior Sofware Engineer Tokopedia  Adith Widya Pradipta, UI Engineer Hijup  Hariyanto, Data Engineer Vidio Informasi lebih lanjut silakan ke: https://ceritanyadeveloper.com/bagus-hari-adith/
36:59
July 2, 2019
devs[1][2] = Ainur Rony
Pengalaman Rony sebagai Kepala Program Studi Teknik Informatika di salah satu perguruan tinggi Jakarta berhasil menelurkan sebuah produk yang diberi nama ngampooz, yang merupakan sebuah platform manajemen khusus untuk acara kampus dan pendidikan. Sosok yang pertama kali merasakan komputer tahun 1992. Saat itu bahkan komputer belum mempunyai harddisk. Awalnya komputer digunakan untuk bermain game. Hingga ia masuk kuliah di sebuah perguruan tinggi Jakarta jurusan Komputer. Dari sana barulah ia belajar bahasa pemrograman. Setelah lulus, Rony memulai karir profesionalnya sebagai Developer di kampus yang sama. Setelah 5 tahun berkecimpung didunia pemrograman, akhirnya Ronymendapat kesempatan memasuki dunia manajemen di kampus yang sama. Baru kemudian menjadi Kepala Program Studi dari 2011 hingga 2017. Dan akhirnya memutuskan menjadi founder ngampooz. Rony punya keresahan terkait industri 4.0 dimana berbagai aspek menjadi serba otomatis. Indonesia yang memiliki angkatan kerja banyak harus mau berbenah dan meningkatkan kemampuan agar tidak tergilas oleh berbagai perangkat otomatis yang sebenarnya memudahkan kehidupan kita sehari-hari. Jika hal ini dibiarkan, maka angkatan kerja yang banyak tersebut hanya akan menjadi pengangguran. Info lebih lanjut, silakan kunjungi ceritanyadeveloper.com/ainur-rony
37:15
May 27, 2019
devs[1][1] = Imre Nagi
Imre Nagi saat ini bekerja di Traveloka sebagai Data Engineer dan sudah bekerja di Traveloka sejak Januari 2018. Sebelum meniti karir di Traveloka, Imre sempat mengecap serunya bekerja di Silicon Valley saat menjadi intern di eBay sebagai Software Engineer dan pernah juga menjadi intern di 2013 di CERN, Switzerland selama 3 bulan. Dibalik kisah yang sangat menarik, terutama bagaimana Imre akhirnya bisa masuk ke salah satu universitas keren, Carnegie Mellon dan juga mendapatkan kesempatan intern di eBay adalah proses yang “berdarah-darah”. Ia sempat mengalami penolakan dari lima universitas dan penolakan lebih dari 15 perusahaan untuk pekerjaan intern. Namun berbekal kegigihan, bahkan Imre sempat mendapat tawaran intern dari Tesla sebelum memutuskan untuk bergabung dengan eBay. Sosok yang mengidolai Rob Pike pembuat bahasa pemrograman Go juga sempat dimentori oleh Didiet Noor saat bekerja di Ice House sebagai mobile engineer dan juga Doni Hanafi saat bekerja di Bride Story . Tips belajar menjadi data engineer: * Belajar fundamental seperti MapReduce * Pelajari tentang Hadoop Info lebih lanjut, silakan kunjungi ceritanyadeveloper.com/imre-nagi
38:41
April 30, 2019
Bonus[4] = Podcast Update
Beberapa update dan milestone podcast. Beberapa highlight: * Sesi kedua 2019 sudah publish * Belum ada yang mengikut referal Notion.so via ceritanyadeveloper.com/notion * Donasi pertama sebesar $10 via paypal 🎉 * Testimoni baru masuk via Apple podcast atau itunes
10:21
April 18, 2019
devs[1][0] = Rizky Ariestiyansyah
Kalau mau proposal talk punya kesempatan diterima, submitlah proposal secepat mungkin! ― RIZKY ARIESTIYANSYAH
15:07
March 26, 2019
Bonus[3] = Rencana 2019
Yang ingin dicapai di Season 2, 2019 Lebih Banyak Episode Lebih banyak episode, 2 minggu sekali atau malah pengen seminggu sekali. Format yang saat ini kepikiran, 1 format interview kayak season 1, lalu ada episode filler tiap minggu seperti episode ini atau episode bonus, yang tidak perlu narasumber. Mungkin ada masukan? Lebih Actionable Untuk sekarang, kan formatnya interview. Nah saya pengen tiap interview ada satu atau beberapa action yang bisa dilakukan pendengar. Misalnya, saya interview data scientist, nah mungkin diakhir episode saya highlight step by step untuk menjadi data scientist. Misalnya, pertama, belajar Python, lalu belajar NumPy. Ambil online course ini. Dan seterusnya. Harapannya kita semua bisa belajar dan improve skill kita, jadi tidak hanya mendapatkan inspirasi tapi ada sesuatu yang bisa dilakukan ketika kita sedang terinspirasi. Kolaborasi dan Saling Mempromosikan Saya, Mas Dida dari devmuslim podcast, menginisiasi komunitas pdpc, product development podcast community. Komunitas podcaster atau penikmat podcast yang kategorinya termasuk produk development dan software development. Dan sudah ada dua podcast yang join saat ini, jadi total empat. Ada ceritanya developer, devmuslim, wicara, dan dunia dalam design. Tujuannya biar bisa sharing ilmu, pengalaman, tempat curhat, berbagi rencana dan banyak lagi. Semoga dengan adanya komunitas ini kita jadi tumbuh bareng. Cari Cara Monetisasi Ini cukup tricky, terutama di Indonesia. Kalo diluar, orang bisa hidup fulltime dari podcast. Disini kayaknya ada tapi mungkin belum banyak. Nah ada ide ngga kira-kira cara monetisasi seperti apa yang mudah tidak merepotkan dan yang paling penting tidak mengganggu kenyamanan teman-teman yang mendengarkan. Iklan saat ini belum feasible. Karena iklan kalo diluar biasanya harus seratusribuan pendengar jadi mungkin suatu saat ya, amin. Bisa sistem donasi, tapi teman-teman yang mau donasi harus punya kartu kredit atau akun paypal. Nah, yang kepikiran saat ini mau eksperimen dengan sistem referral. Ada beberapa referral yang bisa dimanfaatkan seperti digitalocean, notion, skillshare, treehouse, airbnb, bahkan firstmedia. Sekali lagi saya butuh masukan teman-teman. Oh iya, agar tidak ketinggalan informasi terbaru dari podcast ini, silakan subscribe ke email newsletter disini.
07:35
February 26, 2019
bonus[2] = Chrome Dev Summit
Di episode bonus ini saya akan bercerita tentang pengalaman pertama saya menghadiri Chrome Dev Summit 2018. Sehari sebelum acara Chrome Dev Summit, saya bertemu dengan Mas Ariya Hidayat yang memang domisili di San Jose, dekat dengan lokasi hotel dan venue Experts Summit. Dan saya diberi bocoran bahwa Chrome Dev Summititu serunya adalah bagian networking-nya karena untuk sesi talks-nya dapat dinikmati secara live-streaming via youtube. Dan itulah yang saya lakukan! Pastinya banyak developer kelas dunia berseliweran disana, sebagian besar karyawan Google sih, beberapa idola saya. Jadi sekalian berburu selfie atau sekedar say hi. Setelah nonton beberapa sesi, terutama sesi yang dibawakan oleh pak Paul Irish tentang performa dan tools lighthouse.. eh, ternyata pak Paul malah nongkrong jaga stand lighthouse. Ngga kebayang sih, orang sepenting beliau masih sempat ikutan jaga stand. Ya mumpung beliau idola saya sejak HTML5 Boilerplate, say hi dan foto bareng tentunya. Saat dulu diminta untuk membawakan materi tentang Progressive Web Apps di TechInAsia Product Development Conference 2017 saya banyak belajar topik tersebut dari online course ini. Instrukturnya Pete LePage yang sangat, sangat lucu dan membawakan materi dengan menarik. Jauh dari kata boring. Saya yakin beberapa teman-teman di Indonesia pernah bertemu atau melihat bapak Pete ini karena beliau pernah datang ke Indonesia untuk mengisi materi workshop PWA. Di hari kedua CDS sekilas saya melihat sosok tersebut. Awalnya saya lupa namanya sampai harus googling dulu supaya ingat namanya. Kemudian tentu, saya bertemu dengan Jeff Posnick yang menginterview saya dan meloloskan saya menjadi GDE. Menariknya, saya sempat bertemu pak Jeff ini dihari pertama, tapi saya ngga ngeh kalo itu dia. Beda banget tampilannya di video call dengan aslinya, jadi pangling saya. Ketika ngobrol dengan Mas Yohan saya bilang pengen ketemu pak Jeff, dia kaget. “Lah, yang kemaren sebelah gue i Lalu di hari kedua atau hari terakhir, saya bisa bertemu developer heroes seperti pak Ben Galbraith, pak Dion Almaer, ibu Elizabeth Sweeny, bang Addy Osmanidan om Alex Russell! Itu dia cerita singkatnya. Oh iya, agar tidak ketinggalan informasi terbaru dari podcast ini, silakan subscribe ke email newsletter disini.
25:00
February 5, 2019
bonus[1] = Google Developers Experts Summit
Di episode bonus ini saya akan bercerita tentang pengalaman pertama saya menghadiri Google Developer Expert Summit 2018.
11:10
January 2, 2019
bonus[0] = Podcast Stats
Di episode ini saya akan bercerita tentang stsatistik podcast ceritanya developer ini sepanjang tahun 2018.
09:48
December 10, 2018
devs[7] = Sofian Hadiwijaya Part 2
Carilah masalah! Ini adalah hal menarik yang harus dilakukan semua orang. Itulah kerjaan gue, mencari masalah. TAPI, tidak berhenti sampai di masalah, kita juga harus mencari solusi atas masalah tersebut. ― SOFIAN HADIWIJAYA Episode lengkapnya: ceritanyadeveloper.com/sofian-hadiwijaya-2
42:52
October 29, 2018
devs[6] = Sofian Hadiwijaya Part 1
Ternyata belajar jauh lebih cepat dengan cara mengajar dan sharing dengan sesama ― SOFIAN HADIWIJAYA Episode lengkapnya: ceritanyadeveloper.com/sofian-hadiwijaya-1
46:41
September 26, 2018
devs[5] = Adinda Praditya
Membanggakan bila produk yang kita develop itu benar-benar digunakan dan berdampak bagi kehidupan. ― ADINDA PRADITYA Episode lengkapnya: ceritanyadeveloper.com/adinda-praditya
49:47
August 27, 2018
devs[4] = Sonny Lazuardi
Coding mengasah kreatifitas dan dampak yang didapat dengan membangun aplikasi yang berguna bagi banyak orang itu sangat membahagiakan. ― SONNY LAZUARDI Selengkapnya: ceritanyadeveloper.com/sonny-lazuardi
22:19
July 29, 2018
devs[3] = Shabrina Virta Inmas
Mari dengarkan ceritanya seorang developer perempuan yang berangkat dari background non IT yang sangat menyukai code editor vim, Shabrina Virta Inmas. More info: https://ceritanyadeveloper.com/shabrina-inmas/.
15:42
June 25, 2018
devs[2] = Trimikha Valentius
Trimikha Valentius adalah _lead developer_ di sebuah perusahaan _digital advertising_ asal Australia, Ogilvy. Awal ketertarikannya di dunia komputer adalah _game_ dan kemudian dilanjutkan dengan game development. Karena pada saat itu Mas Mikha mengenal komunitas game yang namanya Game Developer Indonesia akhirnya bisa belajar dan mendapat banyak kenalan sehingga dapat kesempatan menjadi game developer profesional. Show notes: https://ceritanyadeveloper.com/trimikha-valentius
26:56
May 28, 2018
devs[1] = Ryan Akbar
Di episode kali ini kita akan mendengarkan cerita dari seorang web developer serba bisa. Expertise nya di Laravel, JavaScript, Node, Vue, React. Pernah jadi designer juga dan seorang instruktur yang oke banget. Namanya Ryan Akbar, instruktur Hacktiv8. Shownotes: http://ceritanyadeveloper.com/ryan-akbar
18:34
April 30, 2018
Coming Soon
Selamat datang di ceritanya developer podcast. Saya Riza dan di podcast ini saya akan berbincang-bincang dengan developer, programmer, software engineer keren tentang bagaimana mereka memulai karir mereka sebagai developer. Kita juga akan mendengar cerita mereka tentang komputer pertama mereka, pengalaman coding pertama hingga pekerjaan pertama mereka sebagai developer. Saat ini saya sedang melakukan proses editing beberapa episode awal. Tinggalkan jejak dalam bentuk email di form dibawah ini supaya saat podcast ini launch teman-teman dapat notifikasi. Subscribe: https://ceritanyadeveloper.com/
01:43
April 10, 2018
devs[0] = Dicky Arinal
Dicky Arinal adalah saat ini adalah senior software engineer Agoda. Ia mendeskripsikan dirinya sebagai seorang seniman pembuat software atau software craftman yang sangat mendewakan elegansi dari sebuah code. Mas Dicky ini juga tipikal developer yang langka karena fasih berbagai bahasa pemrograman atau istilahnya language agnostic dan polyglot developer. Awal karirnya justru dimulai ketika menjadi seorang instruktur di salah satu lembaga kursus di kampusnya. Lulusan Universitas Bina Nusantara jurusan Teknik Informatika ini kemudian melang-lang buana berkarir di luar Indonesia sebut saja Singapura, Bangkok, hingga sebentar lagi Manchester setelah memutuskan untuk bergabung dengan Cake Solutions murni karena ia melihat Cake Solutions adalah tempat yang tepat untuk memperdalam bahasa pemrograman favorit-nya, Scala.
37:28
March 27, 2018