Skip to main content
Podcast Lebih Dalam

Podcast Lebih Dalam

By Rendy A. Diningrat
Dari rasa hingga riset. Dari kripik hingga kritik.
Listen on
Where to listen
Apple Podcasts Logo

Apple Podcasts

Breaker Logo

Breaker

Google Podcasts Logo

Google Podcasts

Overcast Logo

Overcast

Pocket Casts Logo

Pocket Casts

RadioPublic Logo

RadioPublic

Spotify Logo

Spotify

Hilangnya Marwah Media: Meresahkan!
Media perlu menjaga martabatnya dalam menyajikan berita berkualitas di tengah pusaran bisnis yang kian mengikis ketahanan finansialnya. Dari sudut pandang jurnalis muda, episode kali ini mengulik lebih dalam dualitas media sebagai institusi penjaga moral sekaligus industri yang mengejar motif ekonomi. Penasaran? Yuk, mainkan! Thanks to: Made Anthony Iswara & Wella Andany (Buka Mata Podcast) | Music: "TV, Jasamu Tiada..." (Remotivi) & "Ratu Dunia" (Nasidaria)
36:37
March 13, 2021
Merintis Start-Up Itu...
Benarkah membangun perusahaan rintisan berbasis teknologi (start-up) bagi anak-anak muda di Indonesia merupakan hal yang sulit? Episode ini mengundang Putri (Co-Founder LatihID) dan Nabil (Co-Founder LatihID & MINO) untuk membahas jatuh-bangun mereka merintis start-up. Apa visi yang mereka bawa dan bagaimana cara mereka menjaga ketahanan finansial hingga salah satu perusahaan yang mereka gagas berhasil mendapat investor? | Thanks to: Yulisyah Putri Daulay dan Muhammad Nabil Satria| Music: "Where is Dream?" (10CM) & "Running 가호" (Gaho)
28:52
February 11, 2021
Darurat Sampah Belanja Online
Riset LIPI menunjukkan sampah plastik meningkat 47-62% selama pandemi COVID-19. Peningkatan itu, terutama berasal dari aktivitas belanja online dan pengantaran makanan siap saji. Episode kali ini membahas fenomena tersebut dengan membuka kembali tesis yang dilakukan Jane Tjahjono, alumni Harvard Kennedy School. Jane menggambarkan bagaimana situasi darurat terjadi pada sistem persampahan di Jabodetabek. | Thanks to: Jane Tjahjono | Music: Plastik (Saykoji & Kostum Komik, persembahan ECORASA)
36:07
January 30, 2021
Sekolah Tatap Muka Tahun ini, Tepatkah?
Tahun ini, pemerintah membolehkan sekolah tatap muka dengan sejumlah syarat. Apa saja syaratnya dan benarkah ini waktu yang tepat? Episode kali ini mengajak Icha dan Uli, Peneliti Program RISE Indonesia-SMERU, untuk mendiskusikan wacana tersebut dengan melakukan serangkaian refleksi atas kegiatan belajar mengajar saat pandemi sepanjang tahun lalu.| Thanks to: Florischa Ayu Tresnatri & Ulfah Alifia | Music: Untuk Tuhan (Naura); Anakku (Nasida Ria)
34:47
January 23, 2021
Kecewa Pemberantasan Korupsi
Indonesia Corruption Watch (ICW) menutup tahun dengan menyimpulkan 2020 sebagai tahun kemunduran pemberantasan korupsi. Apa sebabnya? Simak episode podcast lebih dalam bersama Almas Sjafrina,  Peneliti ICW, yang menggali bagaimana celah korupsi semakin  lebar di tengah pandemi. | Thanks to: Almas Sjafrina | Music: Bertaut (Nadin Amizah) & Mafia Hukum (Navicula). 
33:53
December 31, 2020
Perasaan Aparatur Muda Soal Omnibuslaw
Bagaimana rasanya menjadi aparatur muda yang kebijakan institusinya dikritik oleh banyak pihak? Sejauh mana mereka dapat bersuara dan tetap kritis terhadap pilihan-pilihan kebijakan yang diambil? Episode kali ini berkolaborasi dengan Alwin, Rara, dan Penny yang tergabung dalam Komunitas Aparatur Muda Indonesia. | Thanks to: Alwin Adityo, Friezca Rara, dan Penny Febriana | Music: Jingle ASN Masa Kini (KemenPANRB).
38:26
November 29, 2020
Ampunan bagi Dosa Lingkungan
Meski telah disahkan melalui UU No. 11 Tahun 2020, itikad baik pemerintah dalam Omnibuslaw Ciptakerja seolah tak akan habis disoroti para pegiat lingkungan. Featuring with Bro Iqbal, Peneliti Auriga Nusantara, episode kali ini membahas apa saja kejahatan lingkungan hidup yang berpotensi makin marak setelah UU ini disahkan? Benarkah aktivis lingkungan begitu anti dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi? | Thanks to: Iqbal Damanik | Music: "Secukupnya" (Hindia).
31:39
November 21, 2020
Ramuan Kebal AMDAL
Pasal mengenai Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam dalam RUU Cipta Kerja masih ada, tetapi... Bersama Mbak Yani, Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UGM, kami  menyoroti 4 poin krusial lingkungan hidup dalam omnibuslaw, yakni  terkait kelembagaan tim penilai, penerbitan izin, gugatan masyarakat,  dan sanksi. Penasaran? Simak episode podcastnya langsung yaa... | Thanks to: Tri Mulyani Sunarharum | Music: Manusia Setengah Dewa (Iwan Fals, covered by Felix Irwan)
39:18
October 29, 2020
Sentralisasi Tata Ruang
Beberapa ketentuan dalam Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang turut diatur ulang dalam RUU "Sapu Jagat" Cipta Kerja. Pengaturan apa yang berubah? Dan apa implikasinya bagi pembangunan kota dan wilayah di Indonesia di masa depan? Saya membahasnya dengan Dosen Milenial Perencanaan Kota UGM, Zulfikar Dinar alias Dito, dalam seri diskusi Desas-Desus Omnibus. | Music: "Surat Buat Wakil Rakyat" (Iwan Fals Covered by Fahmi Aziz feat Uncle Djink & Delia Kartika) | Thanks to: Zulfikar Dinar.
42:18
October 17, 2020
Nalangin COVID Sampai 44 Jeti!!
Ikhwan alias Mbek mengaku dirinya menanggung biaya perawatan COVID19 mencapai angka 88 juta rupiah. Setengahnya dibebankan ke asuransi swasta dan setengahnya lagi ditanggung sendiri. Menurut pihak rumah sakit, biaya yang ditanggung sendiri itu dapat diklaim ke Pemerintah. Langsung dengerin aja lah.. | Thanks to: Ikhwan Subrata | Music: "Mabuk Duit" (Erie Suzan)
32:51
October 10, 2020
Ini Ayahmu, Naaakk...
Dengerin curhatan Anggit Adi Wijaya, pejuang long distance marriage -lintas kota lintas provinsi-. Gara-gara pandemi, Anggit sampe belum pernah ketemu langsung sama anak terbarunya yang kini telah berusia 5 bulan! Dan inilah episode pembuka Season 3. Hikmah Pandemi | Thanks to: Anggit Adi Wijaya | Music: "Cinta Ketok Magic · Hetty Koes Endang"
32:33
September 26, 2020
Klaster Kantor Melesat, Rem Darurat?
Jakarta menarik rem darurat di tengah kasus positif COVID yang semakin melesat. Bagaimana riset yang dilakukan Atika Almira, Rizki Anandika, dan Rizqi Ramadhan menjelaskan resiko penularan COVID di Jabodetabek melalui pola pergerakan pekerjanya? Ini adalah episode terakhir dari season 2. hati-hati transisi... |Thanks to: Atika, Rizki, dan Rama | Music: Heal the World (Michael Jackson) & Kembali Ke Jakarta (Koes Plus Covered by Tangga).
34:22
September 12, 2020
Dagang Rames Sampe Gemes
Gara-gara covid, Teh Nita sempat menutup warung nasi ramesnya (@dapurnumira) di tengah ada tujuh karyawan yang bergantung hidup darinya. Bagaimana pengalaman Teh Nita memutar otak? Dengerin kulik-kulik saya bareng Uli (@ualifia) di episode ini! | Thanks to: Nita Farasyifa & Ulfah Alifia | Music: "Wayahna" (Ikko) & "Obrolan Warung Kopi" (Warkop DKI Reborn)
30:02
September 6, 2020
Industri, Pelan tapi (Belum) Pasti
Pada kuartal II 2020, sektor industri mengalami kontraksi cukup dalam. Apalagi, kegiatan pada sektor tersebut sangat bergantung pada sektor lain seperti logistik dan pergudangan, perdagangan, hingga kegiatan ekspor impor yang sama-sama mengalami hantaman. Bareng Herjuno Jakti, kita bahas geliat ekonomi di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara! | Thanks to: Herjuno Jakti | Music: "Jemu" (Koes Plus - Cevered ny Armand Maulana) & "Kalian Dengarkah Keluhanku" (Ebiet G. Ade)
22:05
August 30, 2020
Pengakuan Pasien COVID - Part 2
Lanjutan cerita Hedi (yang namanya masih disamarkan). Episode kali ini fokusnya pada apa yang ia dan keluarganya lakukan selama masa pemulihan, dan bagaimana pengalaman mereka dalam mengakses layanan kesehatan/puskesmas? Dan inilah hasil kulik saya bersama Ratri (lagi). Selamat mendengarkan! | Thanks to: Hedi (bukan nama sebenarnya) & Ratri Indah  Septiana | Music: "Untuk Kita Renungkan" (Ebiet G. Ade & Adera); "Kapan-Kapan" (Koes Plus).
37:37
August 15, 2020
Pengakuan Pasien COVID - Part 1
Hedi (bukan nama sebenarnya) bercerita mengenai kondisinya yang saat ini menjalani perawatan pasien positif COVID-19. Seperti apa kronologinya dan bagaimana ia, keluarga, beserta kerabat terdekatnya merespon situasi ini? Simak hasil kulik saya dan Ratri selengkapnya, hanya di podcast ini! | Thanks to: Hedi (bukan nama sebenarnya) & Ratri Indah Septiana | Music: Wake Me Up (AVICII covered by Kurt Hugo Schneider).
37:08
August 9, 2020
Naik Pesawat, Udah Boleh?
Bareng Bachtiar Arief, praktisi perencana bandara, diskusi soal kemungkinan melakukan penerbangan selama masa transisi COVID-19. Bagaimana operator bandara menjamin aktivitas di dalamnya telah menggunakan protokol kehati-hatian? Dan apa saja yang perlu disiapkan sebelum memulai perjalanan udara? Dengerin langsung aja podcastnya! | Thanks to: Bachtiar Arief | Music: Pesawatku (Memes); Pergi ke Bulan (Tetty Kadi covered by CherryBelle).
23:35
August 2, 2020
Pilah Pulih Penglaju
Episode ini membahas mobilitas (pergerakan) sebagai jantung pertumbuhan kota. Namun pandemi telah menguji kota-kota dengan membatasi pergerakan penduduknya. Lalu apa saja opsi yang dimiliki para penglaju Jakarta di masa transisi untuk tetap bergerak dan menggerakkan kotanya? Yuk, cari jawabannya bareng Manajer Program ITDP Indonesia, Ria Roida | Music: "Piknik" (NAIF/ Covered by Waristi Brothers); "OST Opening Chibi Maruko Chan" (Covered by Eclat).
25:06
July 25, 2020
Banyak Akal Guru Virtual
Collab bareng temen SMA yang sekarang jadi guru. Doi cerita gimana suka dukanya melakukan kegiatan belajar mengajar jarak jauh di tengah pandemi. Ini episode paling caur tapi juga banyak pesan berharganya. Belajar itu bukan soal ngejar nilai... tapi... (dengerin aja lah yaaa) hahaha....   | Thanks to: Bu Guru Ika  | Music: "Guruku Tersayang" (Melly Goeslaw/ Covered by AFI Junior); "Semua Murid Semua Guru" (Andien ft. Endah n Rhesa, Indra Aziz, Glenn Fredly, Tompi, Tulus, dan Vidi Aldiano).
27:52
June 20, 2020
Pasutri Cerita Pandemi
Kali ini gw ngajak dua pasang pasutri (pasangan suami istri) untuk cerita pengalaman selama pandemi hingga lebaran jarak jauh. Gw juga ngetes mereka melalui kuis jawab cepat. Mohon yang diambil yg romantis2 aja, sisanya jangan! Hahahaha.... | Thanks to: Dira & Radix juga Veto dan Titin | Music: Harta Berharga/ OST Keluarga Cemara (Bunga Citra Lestari) & Cinta Terbaik -CASSANDRA ( Mr. Jono & Joni REMIX ).
31:03
May 27, 2020
Curahan Hati Tenaga Medis
Dari kemarin gw emang pengen banget collab bareng tenaga medis, dan bersyukur bisa kontak temen SMA yang sekarang jadi dokter di salah satu Rumah Sakit Swasta di Bekasi. Banyak cerita soal COVID, mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), tantangan membuat pasien jujur, sampai kelanjutan finansial industri rumah sakit. | Thanks to: Dr. Muhammad Fiki | Music: Mbah Dukun (Alam) & Pasti Bisa (Citra Scholastika).
22:51
May 16, 2020
Jangan Kelewat Produktif
Masih soal pengalaman hidup selama COVID. Kali ini gw mengajak para perempuan tangguh: Nini Purwajati, WNI yang bekerja di Singapura dan Emmy Hermanus, perempuan pekerja penuh waktu, orang tua tunggal yang kini bekerja dari rumah (Work from Home). | Thanks to: Nini Purwajati & Emmy Hermanus | Music: Ora Iso Mulih (Didi Kempot) & Gara-Gara Corona (Project Pop)
27:33
May 7, 2020
Gak Mudik Gegara Covid
Episode podcast pertama gw di masa pandemi didedikasikan untuk salah satu supporting staff kantor, Mas Daqim, yang terancam gak mudik lebaran untuk pertama kalinya setelah 20 tahun kerja di Jakarta. | Thanks to: Mas Daqim & Ratri Indah Septiana | Music: Tiba-Tiba Ramadhan (Geast X Andre Aiba) & Jangan Mudik (Radja)
24:16
April 30, 2020