Skip to main content
DiaRie

DiaRie

By Indrie Vijayanti
Sebuah catatan, cerita, opini, tips, ulasan tentang keseharian, anak, buku, dan lain-lain.
Where to listen
Apple Podcasts Logo

Apple Podcasts

Google Podcasts Logo

Google Podcasts

Overcast Logo

Overcast

Pocket Casts Logo

Pocket Casts

RadioPublic Logo

RadioPublic

Spotify Logo

Spotify

Review Novel "19 Letters: Beautiful Flower"
Novel 19 Letters: Beautiful Flower karya Dinda Unaroma bercerita tentang perjuangan tiga siswi akselerasi di SMA 413 Jakarta dalam meraih cita-cita mereka tanpa harus mengorbankan masa SMA yang hanya dua tahun. Dinar, cewek asal Cimahi, semula stres gara-gara tidak bisa mengerjakan pretes fisika. Dia menilai dirinya tidak sepandai anak-anak aksel yang lain. Namun setelah berkenalan dengan Gia dan Zahra, bahkan mereka menjalin persahabatan, Dinar pun berubah. Dia jadi sedikit santai dan tahu apa yang harus dia lakukan untuk menunjukkan siapa dirinya dan apa saja kemampuannya. Sayangnya, sebuah peristiwa membuat persahabatan mereka retak. Awalnya 19 Letters merupakan web series sebanyak enam episode yang tayang sejak 2018. Cerita ini kemudian berkembang menjadi novel dengan konflik yang lebih rumit dan cerita yang mendalam. Web series tersebut disutradarai oleh Dinda Unaroma sendiri. Sebagai sineas, Dinda telah memproduksi beberapa film pendek. 19 Letters adalah salah satu karyanya. Dari segi cerita, 19 Letters tergolong ringan. Mungkin karena segmen novel ini adalah remaja. Seperti yang kita tahu, kisah remaja tidak pernah jauh dari persahabatan dan kehidupan sekolah. Kisah asmara pun muncul dalam novel ini. Tetapi hanya sedikit. Dinda lebih banyak menghadirkan masalah seputar persahabatan Dinar, Gia dan Zahra beserta masalah-masalah yang harus mereka hadapi, termasuk kegiatan ekstrakulikuler musik yang mereka ikuti. Novel 19 Letters: Beautiful Flower sangat menarik. Melalui novel ini pembaca bisa memahami pentingnya kejujuran, kesetiaan, perjuangan, dan menjadi diri sendiri.
04:28
March 16, 2020
Minimalis
Hidup minimalis berarti hidup sewajarnya, dengan memprioritaskan hal-hal yang penting, seperti kesehatan, ibadah, keluarga, pendidikan, dan karir. Dengan hidup minimalis, kita terbebas dari rasa bersalah, khawatir, bebas dari beban untuk memenuhi hal-hal yang sebetulnya tidak kita perlukan, sehingga kita bisa menikmati hidup, lebih bersyukur dan merasa cukup atas apa yang sudah kita miliki. Jika ingin menjadi minimalis, tidak ada syarat atau aturan yang harus dipenuhi. Yang penting, pola pikir kita diperbaiki, dari yang tadinya maksimalis atau materialistis, menjadi lebih sederhana dan fokus ke hal-hal yang krusial dalam hidup.
04:46
February 29, 2020
Bijak Menggunakan Plastik
Sudah bukan berita baru, bahwa total sampah plastik dari seluruh dunia mencapai jutaan ton. Anehnya, kita masih saja menggunakan plastik. Entah tas plastik, kemasan plastik, atau botol plastik. Terutama yang sekali pakai. Penggunaan plastik seolah menjadi budaya dan kebiasaan yang tidak perlu dihilangkan, Padahal efek yang ditimbulkan dari meningkatnya jumlah limbah plastik sangat banyak. Karena rasanya mustahil memusnahkan plastik dan menghindari penggunaan plastik, yang bisa kita lakukan adalah bijak menggunakannya. Apalagi plastik mulanya diciptakan untuk menyelamatkan Bumi, bukan sebaliknya. Di podcast DiaRie kali ini, Rie akan membeberkan apa saja yang bisa kita lakukan dengan plastik supaya tidak mencemari lingkungan.
09:36
February 11, 2020
ASI atau Susu Formula?
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, sehingga menjadi pilihan para ibu dalam memberikan asupan bernutrisi bagi anaknya. Tapi, ada juga beberapa ibu yang memberikan susu formula pada anaknya yang masih bayi. Sebetulnya, mana yang lebih baik, ASI atau susu formula? Dan bolehkah anak diberi susu formula? Di podcast DiaRie edisi perdana ini, akan dibahas mengenai perbedaan ASI dan susu formula.
05:59
January 14, 2020