Rupa Bali Podcast

Rupa Bali Podcast

By RupaBali
Rupa Bali Podcast merupakan wadah perbincangan seputar dunia kesenian dan kebudayaan di Bali yang... yah bisa ringan, bisa serius... yang pasti disini kita ingin berbagi ilmu kepada siapapun dengan cara yang lebih asik! Kontak: rupabalipod (at) gmail (dot) com
Where to listen
Apple Podcasts Logo
Breaker Logo
Google Podcasts Logo
Overcast Logo
RadioPublic Logo
Spotify Logo
Episode 6 - Kehadiran Wadah 'Mangurupa' di Badung dan Kesenian yang Berkelanjutan
Episode kali ini kehadiran perwakilan wadah Mangurupa (sejak 2017), yang mengumpulkan perupa asal Badung, Bali, yakni Jaya Putra 'Dekde', Nyoman 'Rako' Suarnata dan Ida Bagus Putu Radnyana 'Gus Boim', yang diajak berbincang tentang lahirnya Mangurupa sampai pada pameran terbaru mereka "Beludru Project: Sustainability Spirit of Art in Bali" di Bentara Budaya Bali, 30 November - 11 Desember 2019.  Yang unik, Badung tidak memiliki seni rupa yang spesifik menurut sejarah seni rupa Bali yang tertulis. Dalam perbincangan kehadiran wadah baru ini pun, sepertinya tidak jauh dari kegelisahan kesenian yang berkelanjutan di Bali juga.  Jadi, apakah kehadiran Mangurupa dapat menggelitik kesenian Bali hari ini? Apa yang diharapkan kedepannya dari wadah tersebut?  Yuk, simak perbincangan kami!
1:29:51
December 25, 2019
Episode 5 - Eksistensi Creative Lab di Denpasar ala Canasta Creative Space
Dunia teater di Denpasar belakangan ini kehadiran ruang alternatif berkesenian baru yang diperkenalkan sebagai Creative Lab bernama Canasta Creative Space. Event besarnya, Parade Teater Canasta, baru saja diadakan untuk kedua kalinya dalam dua tahun terakhir. Tentu, keberanian sebagai ruang baru mengadakan kegiatan yang demikian merupakan suatu capaian. Di Episode kali ini kami berbincang dengan pendirinya, Gayuh Asmara, tentang Parade Teater Canasta, juga bertanya-tanya apa cerita di balik adanya ruang yang dikatakan creative lab tersebut? Lalu apa saja yang dilakukan Canasta dalam mengisi kegiatan berkesenian di Denpasar? Yuk, simak perbincangan kami!
1:00:50
December 18, 2019
Episode 4 - Kemana "Branding" Kesenian Bali?
Episode kali ini kembali berbincang bersama Dekde Jaya Putra dan kehadiran Dewa NPAAW, perupa PP Bali-Jogja yang sedang berkunjung ke Bali. Dengan bulan Oktober lalu dikatakan Bulan Seni di Bali, perbincangan di antara kawan-kawan perupa seni adalah adanya beberapa acara kesenian besar, terutama yang diadakan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali: Festival Bali Jani dan Bali Megarupa. Banyak poin plus dan kekurangan yang ditemukan dan lagi-lagi citra/image/"branding" seni rupa maupun kesenian Bali dipertanyakan kemana arahnya, apalagi adanya bahasan besar berbentuk sarasehan berjudul Bali menuju pusat seni kontemporer dunia. Dengan Dekde sebagai perupa yang terlibat di kedua acara tersebut, sedangkan Savitri dan Dewa sebagai pengamat, kira-kira apa saja yang dibicarakan kawan-kawan berkesenian ini? Yuk, simak perbincangan kami! 
1:12:18
November 21, 2019
Episode 3 - Nge-"Sarapan Instastory" sambil ngobrolin seni-tidak-selamanya-yang-indah-saja di Bali
Sejak akhir tahun 2018 sampai bulan September 2019, ternyata ada banyak acara visual di Bali yang menyuarakan kegelisahan rakyat dalam bentuknya masing-masing. Terkini adalah Pameran "Sarapan Instastory" oleh RHARHARHA yang berasal dari Jakarta. Mas Andi RHARHARHA dikenal dengan seni aksi lakbannya, namun kali ini berubah format. Mengambil tempat di Uma Seminyak, selepas mas Andi RHARHARHA ber-Aksi Kamisan dalam pamerannya, bersamanya dan Bli Rai dari zine berbasis di Bali, iNi Timpal Kopi, kami ngobrol santai tentang "seni tidak selamanya yang indah-indah saja" di Bali dan keberlanjutannya. Akankah seni yang menyuarakan rakyat lebih banyak lagi di Bali? Apakah yang menyebabkannya tidak begitu banyak terjadi? Serta, apakah ia akan hadir di bulan seni di Bali yang konon jatuh setiap bulan Oktober?  Yuk, simak perbincangan kami!
1:19:22
October 17, 2019
Episode 2 - Ngobrol bareng Seniman Gadungan Made Bayak
Di episode kali ini Rupa Bali berbincang dengan perupa interdisipliner asal Bali,  Made Bayak. Sejak mengikuti kekaryaannya dari tahun 2012an, Bli Bayak merupakan perupa yang progresif dan sangat eksploratif. Buka saja website-nya madebayak.com dan beragam karyanya akan muncul di layarmu. Disini kita bahas banyak hal juga akhirnya *phew* dari tentang tema-tema yang diangkatnya seperti Plasticology dan hak asasi manusia; berkarya berkolaborasi dengan keluarganya; diikutsertakan karyanya sebagai koleksi Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda; pameran tunggal terbarunya di ATHICA, Georgia, Amerika Serikat berjudul "Old Gods, New Gods"; dan dirinya sebagai seniman yang menjadi narasumber untuk menceritakan situasi dan kondisi Bali saat ini. Yuk, dengerin untuk selengkapnya!
1:40:14
August 27, 2019
Episode 1 - Bersama Perupa 'Dekde' Jaya Putra - "Ada apa dengan Pameran Visual Art 'Kawitan' dan 'Balinese Masters'?"
Museum maupun pameran seni rupa di Bali yang mengangkat tentang maestronya atau pendahulunya tidaklah jarang. Bahkan, di tahun 2019, tujuh tahun sejak adanya buku "Balinese Art: Paintings and Drawings of Bali 1800-2010" oleh Adrian VIckers, sebuah buku yang cukup komprehensif membahas seni rupa Bali dari yang tradisi sampai kontemporer, terdapat dua pameran yang mengangkat tentang "masters" dunia seni rupa Bali di dua tempat yang berbeda di waktu yang cukup berdekatan. Yang pertama berjudul "Kawitan" di Bentara Budaya Bali, Gianyar, yang kedua "Balinese Masters Aesthetic DNA Trajectories of Balinese Visual Art" di Art Bali ABBC Building, Nusa Dua. Mengapa ada pameran yang mirip ini terjadi bersamaan? Mengapa isinya berbeda? Mengapa judulnya demikian? Apakah buku Adrian Vickers tidak cukup relevan? Yuk, dengerin perbincangan kita tentang dua pameran seni rupa ini!
51:50
July 19, 2019
Intro Rupa Bali Podcast
Halo semua, selamat datang di Rupa Bali Podcast!
01:38
June 17, 2019